Perkumpulan Profesi Manajemen Risiko Terintegrasi Indonesia InternasionalTerintegrasi · Profesional · Berdaya Saing Internasional
Situs sementara PROMRTII — konten resmi sedang disiapkan bersama pengurus. Sebagian keterangan masih bersifat draft.
Pendekatan Kami

Kerangka GRC Terintegrasi

Governance, Risk, dan Compliance dikelola sebagai satu kerangka kerja yang saling terhubung — bukan sebagai aktivitas yang berjalan sendiri-sendiri.

Mengapa GRC Terintegrasi

GRC (Governance, Risk, and Compliance) adalah pendekatan terpadu untuk memastikan organisasi dikelola dengan tata kelola yang baik, risiko yang terkelola, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Penerapan GRC yang terintegrasi membantu manajemen mengambil keputusan berbasis risiko sekaligus menjaga akuntabilitas.

GRC & Manajemen Risiko Terintegrasi — Saling Terhubung

GRC dan Manajemen Risiko Terintegrasi saling terhubung. Manajemen risiko berperan sebagai inti yang mendorong kesadaran akan risiko di seluruh organisasi, sementara kerangka GRC memperluas cakupannya ke tata kelola dan kepatuhan, dan teknologi mempercepat identifikasi serta pengambilan keputusan.

Risk Intelligent

Manajemen Risiko sebagai Inti

Risiko menjadi faktor pendorong agar organisasi sadar keamanan dan tangguh menghadapi hambatan.

1 sistem terkoordinasi

Cakupan GRC yang Lebih Luas

Kerangka GRC terintegrasi menggabungkan tiga pilar — Governance, Risk, dan Compliance — ke dalam satu sistem terkoordinasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.

Intelligent GRC

Pemanfaatan Teknologi

Penerapan Intelligent GRC memanfaatkan data dan analitik untuk mempercepat identifikasi risiko serta mendukung keputusan strategis.

GovernanceRiskComplianceGRCTerintegrasi
Manajemen Risiko sebagai inti · Risk IntelligentIntelligent GRC — data & analitik untuk identifikasi risiko dan keputusan strategis

Governance

Struktur dan mekanisme pengambilan keputusan yang jelas, dengan peran dan tanggung jawab yang tegas antara direksi, komite, dan unit kerja.

Risk

Identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko secara menyeluruh — kredit, pasar, likuiditas, operasional, kepatuhan, hingga risiko strategis dan teknologi.

Compliance

Kesesuaian terhadap regulasi internal dan eksternal, disertai pengujian kepatuhan yang berkesinambungan dan pemantauan tindak lanjut temuan.